Warga Andalkan Panen Jagung Untuk Penuhi Kebutuhan

Tanaman jagung menjadi salah satu andalan warga Desa Durenombo, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain dibuat nasi jagung, tanaman yang memiliki masa panen tiga bulan sekali ini juga dijual dalam bentuk jagung pipilan.

Menurut Bahu desa setempat, Tukono (58), hasil panen warga biasanya sebagian untuk kebutuhan sendiri, sebagian lagi dijual ke pasar kecamatan dalam keadaan sudah dikeringkan agar lebih awet atau tahan lama.

Dalam sekali panen, kata Tukono, hasilnya bisa beberapa kwintal, bergantung pada luasnya lahan, akan tapi rata-rata warga memiliki lahan tanaman jagung.

“Jagung itu panenya lebih cepat serta harganya lebih menguntungkan karena biaya tanam jagung lebih kecil daripada padi dan perawatanya lebih mudah,” terang Tukono, Senin (29/10/18).

Lebih jauh, Ia menuturkan, saat musim panen, jalanan desa akan dipenuhi oleh jagung yang sedang dikeringkan selama berjari-hari untuk menghilangkan kadar air.

“Jagung ini kalau untuk dikonsumsi sendiri biasanya dibuat nasi jagung atau jagung rebus sebagai selingan makan nasi,” ujarnya.