BABINSA KORAMIL 03/GRINGSING / LAKUKAN PEMUPUKAN TANAMAN JAGUNG BERSAMA PETANI DK.TLAHAP DESA KUTOSARI

Gringsin

Babinsa Koramil 03/Gringsing jajaran Kodim 0736/ Batang.Peltu Solekhudin dan sertu Pursugiyanto melaksanakan pendampingan pemupukan tanaman Jagung di Desa Kotasari dukuh tlahap kec. Gringsing dengan luas lahan +-12 ha dengan cara tumpang di lahan tanah milik perhutani Kph kendal petak 105 Ds Kutosari hutan jati.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mencapai swasembada pangan, dimana perlu usaha yang maksimal dari para petani, salah satunya melaksanakan pemupukan tanaman jagung secara teratur dan terjadwal sehingga kesuburan tanah tetap terjaga.

Peltu Solekhudin Mengatakan ikut membantu petani tersebut memupuk tanaman jagungnya yang rata-rata berumur 40-50 hari.
”Dengan rentang umur yang tak jauh berbeda, metode pemupukan yang diberikan sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan hasil panen jagung.” Kata Peltu Solekhudin.

Dia berpendapat demikian, sebab mayoritas jagung yang dibudidayakan petani ditanam pada saat musim kemarau yang dimana kurang air.

“Ini membuat suplai nutrisi dari alam kurang mencukupi.
Menurut dia, jagung sebaiknya dipupuk pada masa sebelum tanam, umur 15 HST, dan 30 HST. Pupuk dasar di awal masa pemupukan berfungsi untuk menyiapkan nutrisi bagi tanaman pada fase awal pertumbuhan.

Pemupukan tanaman jagung ini berlangsung selama masa tanam. Babinsa pendamping, Peltu Solekhudin sangat antusias memotivasi para petani untuk selalu memperhatikan kualitas dan kesehatan tanamannya.

”Saat berkecambah, jagung menggunakan nutrisi dari biji jagung. Setelah beberapa hari nutrisi dari biji akan habis dan akar mulai berfungsi mencari makanan. Disinilah terjadi proses adaptasi terhadap lingkungan yang biasanya diiringi dengan stres tanaman. Semakin lama stres pertumbuhan akan semakin terhambat. Untuk memperpendek fase stres ini, kebutuhan nutrisi harus tercukupi,” pungkasnya.

Dalam musim penghujan saat ini para warga di wilayah hutan jati milik perhutani dapat menanam jagung sampai 2 musim panen.
Hasil panen dalam lahan 1 Ha
dapat mencapai 3 ton jagung pipilan kering.
Hal ini dapat menambah penghasilan dan kesejahteraan masyarakat lingkungan sekitar hutan di wilayah dukuh tlahap desa kutosari

Warga masyarakat dukuh Tlahap merasa senang dengan adanya pendampingan dari Bapak- bapak Babinsa dari koramil gringsing sehingga masyarakat lebih semangat untuk bekerja dan meningkatkan hasil panenya.