Latihan Terpusat Pembinaan Fisik Prajurit Kodim Batang Untuk Kenaikan Pangkat

 

BATANG – Anggota Kodim 0736/Batang  mengikuti pembinaan latihan Kesegaran Jasmani (Garjas). Latihan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan fisik para prajurit yang akan mengikuti uji  Garjas untuk kenaikan pangkat (UKP ) di seputaran Makodim 0736/Batang. Selasa ( 02/06/20 )

Sejumlah 30 Anggota Kodim 0736/Batang di antaranya Bintara 23 Orang dan Tamtama 7 orang  melaksanakan pembinaan fisik secara bertahap, bertingkat dan berlanjut di lapangan  upacara, biasanya tahun sebelumnya  anggota yang mau melaksanakan UKP latihan garjas di lapangan  dracik kampus Batang sehubungan dengan ditengah pandemi Covid-19, Kodim  Batang melaksanakan latihan garjas di dalam satuan Makodim. 

Dalam latihan garjas ini Terdapat beberapa materi latihan wajib yang diikuti oleh peserta yaitu penguatan otot kaki dengan melaksanakan lari selama 12 menit, Kemudian lari cepat untuk melatih keseimbangan antara detak jantung dengan tarikan nafas.

Selain itu juga di imbangi dengan latihan penguatan otot tangan untuk menunjang pull up, push up dan latihan penguatan otot perut untuk mengatasi tes kesegaran jasmani B berupa sit up. “Pembinaan fisik ini telah diukur dan disesuaikan dengan standar kemampuan prajurit sehingga dapat meminimalisir resiko cidera. 

Dandim 0736/Batang  Letkol Kav.  Henry R. J Napitupulu, menegaskan, kegiatan kesegaran Jasmani (Garjas) tersebut atas perintah pimpinan atas walaupun kita sedang menghadapi wabah virus Corona harus kita laksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan .  Melaksanakan perintah adalah kewajiban setiap seorang prajurit TNI, melaksanakan perintah merupakan wujud loyalitas bawahan terhadap atasan/pemimpinnya. “ Perintah sudah jelas, selaku prajurit TNI wajib dan siap untuk melaksanakannya”, ungkapnya

” Maksud dan tujuan selain  berlatih untuk mengikuti Tes Kesegaran Jasmani juga sekaligus untuk mengukur dan menguji kemampuan para prajurit. “ Laksanakan kegiatan penuh dengan rasa tanggung jawab serta jaga Faktor keamanan setiap karena individu yang tau fisik kita adalah diri kita sendiri jangan dipaksa kalau memang sudah tidak mampu lebih baik berhenti dan laporan kepada petugas. ” tutupnya (Pen-dim 0736/Batang)