Amankan Malam Takbiran, TNI Polri Gelar Apel Gabungan

Batang-Apel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, dalam rangka mengantisipasi adanya takbir keliling karena sudah ada himbauan dari pemerintah dilarang melaksanakan takbir keliling .Bertempat di Satlantas Batang, sabtu(23/05/20)

Dandim 0736/Batang Letkol Kav. Henry R.J Napitupulu yang diwakili oleh Kasdim 0736/Batang Mayor Inf. Raji menyampaikan, tidak henti-hentinya Kasdim 0736/mengucapkan rasa bersyukur kepda tuhan yang maha esa karena pada kesempatan hari ini kita semua masih bisa berkumpul dalam keadaan sehat walafiat untuk melaksanakan apel gabungan mengantisipasi ada kegiatan takbir keliling.

Kasdim juga menyampaikan minta maaf kalo Komandan Kodim tidak bisa hadir karena ada tugas lain yang tidak bisa di tinggalkan, walupun kami di dadak kami selalu siap karena kami prajurit yang selalu siap melaksanakan tugas apapun itu perintahnya.

Mengantisipasi dengan adanya takbir keliling kita sampaikan kepada masyarakat dengan secara sopan, secara humanis dan sebagainya mari kita lakukan bersama tinggal nanti sinergi di lapangan antara TNI, Polri, Satpol PP Dishub, Damkar, mari kita bareng – bareng untuk menjaga Kabupaten Batang ini.Dilihat dari peta penyebaran covid 19 di kabupaten batang ada 10 wilayah yang sudah masuk Zona merah untuk itu apa yang menjadi arahan pemerintah kita patuhi. “Ungkapnya

Begitu juga sambutan Kapolres Batang AKBP Abdul Waras menyampaikan pelaksanaan apel ini kunci utamanya adalah satu kebersamaan kita, kekompakan kita, semua saling mengisi saling mendukung baik itu dari polres , Kodim , satpol PP, Dishub dan Damkar kita harus sama selaras artinya berbarengan untuk kita bisa menciptakan situasi aman kondusif di wilayah kab. Batang menjelang lebaran

Kita tau saat ini nusantara bahkan dunia mengalami pandemi covid 19 dan tentunya menjadi tangung jawab kita bersama, kalau biasanya dalan momen takbir keliling kita fokusnya bagaimana memperlancar saudara-saudara kita untuk melaksanakan takbir keliling dan sholat idzul fitri namun dalam tahun ini berbeda karena dalam situasi pandemi covid 19, artinya sedapat mungkin menghindari kerumunan masa, sesuai dengan kesepakatan bersama dari bapak Bupati beserta jajaran forkopimda kita bersepakat tidak melaksanakan sholat idzul fitri di lapangan atau di masjid tapi melaksanakan di rumah saja.

Dalam pelaksanaan kegiatan pengamanan kita tolong dilaksanakan dengan cara bertindak humanis , cara bertindak ramah penuh dengan sopan santun karen dengan kodisi saat ini masyarakat kita sangat-sangat rentan sangat gampang di profokasi karena akibat covid ini mengakibatkan perekonomian kita menurun kren banyak yang di PHK.”Pungkasnya

“Takbir silahkan dilakukan di masjid lingkungan masing-masing, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” tambahnya