Bupati Batang Buka TMMD Sengkuyung Tahap II TA. 2019 di Desa Kemiri Timur

 

Batang – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II TA. 2019 yang dilaksanakan di Desa Kemiri Timur, hari ini resmi dimulai. Upacara pembukaan digelar di lapangan Dukuh Bulu, Desa Kemiri Timur, Kecamatan Subah Kabupaten Batang, Kamis (11/7/19).

TMMD sengkuyung tahap II Tahun 2019 dengan sasaran pembangunan jalan makadam sepanjang 1.059 meter , 634 meter yang akan di aspal dengan lebar jalan 3 meter.

Jalan ini merupakan satu-satunya jalan penghubung antara Dukuh Bulu Desa Kemiri Timur dengan Desa Banyuputih  Kecamatan Banyuputih.

Dalam berlangsungnya upacara di mana Bupati Batang H. Wihaji bertindak sebagai Inspektur Upacara, yang diikuti oleh ratusan peserta upacara yang terdiri dari anggota Kodim 0736/Batang, anggota Polres Batang, Dishub, FKPPI, Banser, Pemuda Pancasila, Siswa-siswi pelajar Subah serta masyarakat.

Tampak Hadir dalam Upacara , Bupati Batang Bapak H. Wihaji, Dandim 0736/Batang Letkol Kav. Henry Rudi Judianto Napitupulu, Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga, Unsur Forkopimda, para pejabat di lingkungan Pemkab Batang, Camat dan Forkopincam Subah, Ketua Persit cabang XXIV Kodim Batang Ny. Melina Siahaan serta anggota, Ketua Bhayangkari Polres Batang Ny. Danik Sinulingga serta anggota, jajaran pemerintah Desa Kemiri Timur, Toga, Tomas serta elemen masyarakat. 

 Dalam kesempatan itu, Bupati Batang Wihaji  membacakan amanat Gurbenur Jateng dalam Upacara Pembukaan TMMD Ke-105 menyampaikan,”bahwa TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah suatu program terpadu antara TNI dengan Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah, dengan harapan kesejahteraan masyarakat di daerah juga akan meningkat, “katanya .

Selain itu TMMD juga bertujuan sebagai upaya mempererat kemanunggalan TNI dan Rakyat. Dengan mengangkat tema, Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Program TMMD Ini Harus Kita Sukseskan, “pungkasnya .

Selanjutnya Bupati Batang menyampaikan “Titik berat program TMMD adalah Desa miskin, terisolir dan terpencil, serta daerah kumuh perkotaan.

“TMMD sangat dibutuhkan dalam mempercepat proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di indonesia, khususnya jawa tengah, “ungkapnya .

Kemudian Bupati Batang menambahkan “Ada pembangunan fisik, pembangunan jembatan, membuat jalan, irigasi, juga ada pembangunan nonfisik yang meliputi penyuluhan wasbang, penyuluhan hukum, bela negara, penyuluhan pertanian, penyuluhan KB kes, penyuluhan perbankan, bantuan administrasi kependudukan, penyuluhan narkoba, pemutaran film perjuangan,”jelasnya .

Pada akhirnya melalui TMMD ini mari kita optimalkan berbagai program kegiatan lintas sektoral untuk jawa tengah yang semakin baik dan sejahtera. (Pen-dim 0736)

Comments

comments