Lewat Tarling Wabup Suyono Serukan Pentingnya Melanjutkan Pendidikan

 

Batang – Pentingnya untuk melanjutkan pendidikan ke jengjang yang lebih tinggi lagi diserukan oleh Wakil Bupati Batang Suyono melalui Terawih Ukhuwah putaran kedua yang bertempatan di Masjid Baitul Mutaqin Desa Dlisen Kecamatan Limpung. Senin (13/5/19).

Seruan tersebut ditujukan kepada segenap wali murid atau orang tua yang memiliki anak masih duduk di bangku pendidikan mulai dari tingkat SD sampai SMA. 

“Pendidikan menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Batang selain Kesehatan, angka harapan hidup dan pendapatan perkapita masyarakat” kata suyono 

Ia juga berharap para orang tua mau dan mampu mensekolahkan putra-putrinya minimal tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), sehingga kedepan Kabupaten Batang memiliki generasi yang hebat. Karena kedepan Batang akan menjadi salah satu pusat industri, pabrik satu perasatu akan tumbuh dan berkembang di Batang. 

“Orang tua mempunyai kewajiban mendidik dan mensekolahkan anaknya. Permaslahan anak mau jadi apa kita serahkan kepada Allah,” ucapnya

Menurutnya, IPM Kabupaten Batang saat ini masih rendah diurutan no 6 dari bawah untuk itu menjadi kewajiban bersama baik Pemerintah Daerah maupun seluruh orang tua untuk berusaha memberikan pendidikan setinggi-tingginya kepada anaknya. Selain pendidikan ada pula dari faktor pendapatan perkapita Kabupaten Batang yang masih sangat rendah yakni Rp. 8.800.000 peorang/pertahun artinya setiap warga hanya mampu menghasilkan kurang dari Rp. 800.000 perbulannya. 

“Harapannya lewat Pendidikan inilah yang kelak akan membawa perubahan peningkatan ekonomi yang lebih baik pada keluarga, sehingga anak cucu kita tidak lagi merasakan nasib serupa, biarkan orang tua yang bernasib kurang beruntung namun jangan pada anak” tuturnya 

Tak hanya menyerukan pentingya meneruskan pendidikan, wabup Suyono juga mengedukasi warga Desa Dlisen khusunya dan Kabupaten Batang umumnya untuk menerapkan pola hidup sehat. Tak hanya pendidikan dan perdapatan perkapita yang tak kalah penting adalah peningkatan faktor kesehatan masyarakat. 

Salah satu program yang sedang digalangkan Pemerintah Daerah yakni pada tahun 2022 seluruh desa yang ada di Kabupaten Batang sudah bebas dari Open Defacation Free (ODF) atau tidak buang air besar sembarangan. Hal ini menjadi salah satu pencegah berbagai penularan penyakit, harapannya setiap rumah sudah memiliki jamban sendiri-sendiri. 

Suyono juga menghimbau kepada warga untuk selalu menjaga kekompakan, guyub rukun karena ini menjadi ciri khas bangsa indonesia dimana masyaraktnya dapat saling berdampingan mesti banyak perbedaan satu sama lain, ini semua berkat jasa pahlawan kita yang mampu mempersatukan antar suku yang ada di Indonesia. Sebagai generasi penerus kita wajib menjaga warisan ini serta bekerja keras untuk memajukan bangsa Indonesia sehingga kedepan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat, bangsa yang disegani oleh bangsa lain.

“Jangan sampai bangsa indonesia terpecah belah karena perbedaan, namun sebaliknya jadikan perbedaan tersebut menjadi penyemangat untuk terus membangun bangsa” tegasnya suyono 

Sementara camat Limpung Windu Suriadji mengatakan, warga Desa Dlisen khusunya dan seluruh warga kecamatan Limpung sangat antusias dalam penyelengaraan pesta demokrasi kemarin dengan tingkat kehadiran Pemilih mencapai 93%. Empat bulan kedepan kita kembali melaksanakan pemilihan yakni pemilihan kepala Desa, saya berharap warga selalu mengedepankan kerukunan jangan sampai timbul permaslaahan usai pemilihan kepala desa.

“Mari tingkatkan kembali kerukunan antar warga yang sudah sukses saat pemilihan umum Presiden dan Legeslatif, sehingga lewat pemilihan umum dapat membawa manfaat untuk bangsa kedepan” kata windu

Tampak hadir mendampingi Wabup Suyono Ibu Sri Rejeki Suyono, Sekda Nasikhin .segenap jajaran Forkopimda dan Muspika Limpung.(Pen-0736)

Comments

comments