Pentingnya Koordinasi, Keterlambatan Material TMMD, Pekerja Diarahkan ke Sasaran Lain

Selain 5 unit rehab RTLH warga masyarakat Desa Durenombo Kecamatan Subah, jalan tembus Dusun/Desa Durenombo-Dusun Durensari sepanjang 2.359 meter dan lebar 3 meter, adalah sasaran fisik TMMD Reguler 103 Kodim 0736 Batang yang belum selesai.

Progres 1.505 meter atau 63,7% di titik 1.700 meter pada hari Rabu (31/10/18), masih dilanjutkan hari ini. Namun pekerjaan pengaspalan jalan tersebut bukan tanpa halangan. Keterlambatan droping material batu menjadi persoalan, ini terkait antusiasnya warga yang keterlibatannya over prestasi dari jumlah yang terprogram 60 orang, namun rataan per hari angkanya 100-san.

Guna mengatasi masalah kekurangan split yang akan ditabur di jalan ini, Danki SSK Satgas TMMD, Kapten Arh. Andi Aan bersama Danramil 01/Subah Kodim 0736 Batang, Kapten Inf. Sugito serta Kadus Durenombo, Fahrudin (53), segera menginstruksikan armada pengangkut material guna mempercepat pengambilan.

“Saya instruksikan kepada para sopir armada untuk lebih meningkatkan kinerjanya, jangan sampai vibro roller, Satgas dan warga masyarakat bersantai karena kehabisan bahan. Karena jika dibiarkan masyarakat akan semakin lama menikmati hasil pembangunan. Bahkan kalau perlu droping saya awasi sampai malam.” tegas Danramil Sugito. Kamis (1/11/18).

Sambil menunggu split datang, pemaksimalan tenaga dialihkan pada pengaspalan jalan melalui penyiraman “ter” di badan jalan yang telah dilindas alat berat dari DPU Batang. Mumpung cuaca bagus, agregat dan pasir harus segera diselimuti aspal cair. Sebagian laki-lakinya juga diarahkan guna memperkuat pada rehab RTLH sambil menunggu dropping tiba.

Diyakini sisa jalan 659 meter lagi dengan sisa waktu 12 hari efektif, jalan akan selesai dalam 7 hari kedepan. Sehingga sasaran over prestasi dapat segera dicanangkan Dansatgas TMMD guna membangun masyarakat Durenombo seutuhnya, seperti plesterisasi, pengecatan rumah maupun Jambanisasi. (Red)