Kebersamaan Satgas TMMD Reguler ke 103 Bersama Keluarga Asuh

Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-103 Kodim 0736/Batang yang ada di Desa Durenombo Kecamatan Subah, Kabupaten Batang tak hanya mewujudkan pembangunan sarana infrastruktur, namun juga berhasil menciptakan keluarga asuh TNI di lokasi TMMD.

Komandan Kodim 0736/Batang, Letkol Kav.Henry Rudi Judiyanto Napitupulu, selaku Dansatgas TMMD Reguler ke 103 mengatakan bahwa pada pelaksanaan TMMD kemanunggalan TNI dan Rakyat semakin terwujud, Hubungan masyarakat dan TNI semakin terjalin kuat seiring kehidupan sehari-hari yang dijalani bersama antara aparat militer dan warga di lokasi TMMD, Kamis (01/11/2018).

“Selama pelaksanaan TMMD, prajurit berinteraksi langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat bahkan tercipta jalinan keluarga asuh, yaitu keluarga yang diasah, diasih dan diasuh oleh TNI,” kata Dandim Napitupulu.

Dandim menambahkan bahwa Prajurit tinggal di rumah-rumah penduduk dan uang makan prajurit diserahkan ke tuan rumah untuk dikelola, Uang makan tersebut untuk dimakan bersama keluarga asuh, pokoknya semuanya harus bareng senasib sepenanggungan.

“Warga Desa Durenombo yang menjadi lokasi sasaran TMMD Reguler ke-103 pun begitu antusias dan gembira atas kehadiran TNI di tengah perkampungan mereka, Bahkan tak sedikit dari warga yang menawarkan rumahnya dijadikan tempat untuk tinggal prajurit,” Ungkap Dandim Napitupulu.

Lebih lanjut dikatakan Dandim, bahwa setiap prajurit yang tergabung dalam satgas TMMD Reguler ke 103 ini wajib memiliki orang tua asuh selama pelaksanaan TMMD ini, karena dari sini kemanunggalan TNI-Rakyat akan tecipta dan keakraban, kedekatan muncul dengan sendirinya.

Selain itu Salah satu perangkat Desa Durenombo, Suyitno (tengah) yang menjadi keluarga asuh bagi 5 personil dari Yon Arhanud 15/DBY yang juga tergabung dalam Satgas TMMD ,mengatakan bahwa Hadirnya Tentara di kampung kami sungguh berkah dan anugerah, dan akan kami ingat selalu jasa-jasanya.

“PakTentara,kelihatannya sangar tapi ternyata orangnya ramah-ramah,selama tinggal bersama mereka sudah menganggap kita sebagai satu keluarga,saling membantu bahkan mereka sering bantu masak,nyapu,ngepel,momong anak sehingga kita semakin akrab,kebersamaan seperti ini tidak bisa terlupakan bagi keluarga kami,” Ucap Suyitno. (Red)