Sejak TMMD Hadir, Profit Usaha Furniture Naik

Home industri pengolahan kayu jati milik Muharif (42) Dusun Gepret Rt/Rw. 1 Desa Durenombo Kecamatan Subah, salah satu diantara pengusaha mebel di lokasi TMMD Reguler 103 Kodim 0736 Batang, Durenombo, yang ikut merasakan senang, karena jalan desanya kini makin mulus.

Hasil produksinya antara lain almari, tempat tidur, kursi dan meja, kusen dan lain-lain, memiliki 3 orang karyawan dengan Omsetnya Rp.1,2 juta per minggu,

Anggota Satgas TMMD Reguler 103 Kodim 0736 Batang Serda Sunhadi, merasa yakin  potensi yang ada di Durenombo makin terbuka, karena askses jalan kini mudah dilintasi kendaraan.

“Sejumlah   pejabat di lingkungan Pemprov Jateng maupun TNI Kodam IV Diponegoro saat pembukaan TMMD 15 Oktober lalu, usaha mebeler milik Muharif mendapatkan pesanan baru dari beberapa pejabat tersebut, terutama meja tamu teras dari akar dan irisan batang jati” kata Sunhadi Kamis (25/10/18).

Muharif menjelaskan, semangat baru ditunjukkan karyawannya untuk memenuhi orderan tersebut, jelas bonus tambahan bagi Amin (32)  dan dua orang rekan lainnya.   Para pejabat memesan disini, selain harga cenderung dikasih murah sebagai ungkapan terima kasih atas pembangunan desanya, pemesan mendapatkan kayu jati dengan kualitas terjamin di tangan Muharif, yaitu jati tua.

Itulah cara tersendiri yang dilakukannya dalam mensukseskan TMMD, tentunya harga akan berbeda jika pemesannya orang lain.

Para pejabat juga akan membantu pemasaran mebelnya di lingkup kerja masing-masing sehingga diharapkan karyawannya menjadi lebih sejahtera kedepannya.