HEBAT, IBU – IBU PUN SEMANGAT BANTU GARAP SASARAN FISIK PRA TMMD DURENOMBO

Batang – Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Ta 2018 Kodim 0736/Batang yang menggarap sejumlah sasaran fisik, bukan hanya milik kaum lelaki. Ibu-ibu pun tak mau ketinggalan turut ambil bagian dalam pengerjaan sasaran fisik di Pra TMMD pembuatan jalan makadam di desa Durenombo Kecamatan Subah Kabupaten Batang ( 07/10 ).

Kondisi di lapangan, sejak Pra TMMD dimulai, selalu ada ibu-ibu yang turut andil menyumbangkan tenaganya membantu penggarap pembangunan jalan makadam sepanjang 400 meter yang digarap dijalan penghubung antara dukuh Durensari dan Durenombo.

Seperti warga lain dan juga TNI, ibu-ibu ini tak ragu mengangkat batu dan material lain yang digunakan untuk membangun jalan makadam. Suyatin, 38 warga dukuh Durensari misalnya, Tangannya begitu cekatan mengangkat batu dari tumpukan dan memindahkannya mendekati lokasi jalan makadam.

Tak tampak sedikit pun rasa lelah di raut wajahnya. Ia terlihat sumringah dan sesekali diselingi canda tawa bersama warga lain dan TNI yang tengah bekerja di lokasi yang sama. “Saya sudah terbiasa kerja keras seperti ini. Setiap hari saya bekerja di hutan cari kayu bakar untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ucap Suyatin, Minggu (07/10/2018).

Partimah, 36, tak jauh berbeda. Ibu yang kediamannya berdekatan dengan Suyatin mengaku senang bisa membantu dalam pekerjaan fisik program Pra TMMD. Sehari-hari Partimah bekerja menjajakan makanan dan mengirimkannya ke sejumlah warung warung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tapi sekarang, ia memilih fokus membantu pembangunan jalan makadam. “Jualannya masih tapi lebih banyak di sini. Kalau pas agak santai, baru mengantar makanan lagi seperti biasa,” ucapnya diamini sama Ibu Sopiyah, 40.

Kehadiran ibu-ibu dalam pekerjaan fisik Pra TMMD Reg ke-103 Kodim 0736/ Batang mendapat apresiasi khusus Dandim 0736/ Batang. Ia mengaku senang dan bangga karena kaum ibu mau turut ambil bagian dalam pekerjaan yang biasanya dikerjakan kaum laki-laki. “Semangat ibu-ibu sangat luar biasa. Saya apresiasi penuh, apalagi untuk mendukung terlaksananya program Pra TMMD Reg ke-103,” katanya.

Dandim menambahkan, pembangunan jalan makadam sengaja digarap sejak Pra TMMD mengingat pekerjaan ini tidak akan selesai jika dimulai setelah TMMD Reg resmi dibuka. “Waktunya hanya 30 hari, jadi tidak akan cukup. Makanya untuk pembuatan jalan makadam ini dimulai sejak Pra TMMD,” pungkasnya.