PEDULI SOSIAL WARGA IKUTI DONOR DARAH RUTIN 3 BULAN SEKALI

Gringsing, Batang, Jawa Tengah – Sebelum mendonorkan darah salah seorang warga nampak dilakukan pengecekan tensi dan pemeriksaan kesehatan oleh petugas. Puluhan warga Desa Mentosari Kecamatan,Gringsing sangat antausias dalam mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Puskesmas Gringsing I bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang. Sabtu ( 22/09/18 )

Dr. Ulva yang mewakili Kepala Puskesmas Gringsing I mengucapkan terimakasih kepada warga masyarakat karena semangat memeriksakan diri, Sekaligus mendonorkan darahnya. Melalui donor darah ini diharapkan bisa membantu dan menyelematkan orang-orang yang membutuhkan.
”Ini sangat penting karena dengan mendonorkan darah maka secara tidak langsung sudah menyelamatkan jiwa, teman, kerabat atau orang lain,” jelasnya.

Ia juga mengimbau kepada warga agar tidak takut dengan jarum suntik. Karena donor darah secara kesehatan memiliki manfaat. Diantaranya, menjaga kesehatan jantung, menjaga kadar zat besi sehingga mencegah timbulnya berbagai penyakit, dan memicu sumsum tulang belakang. Donor darah juga tidak menimbulkan kegemukan.
Sebelum dilaksanakan pengambilan darah, peserta donor melakukan minum susu bersama. Untuk pendanaan kegiatan ini dibiayai dari pendapatan asli desa.

Sebagai Babinsa Desa Mentosari Peltu Haryana yang sangat peduli dengan aktifitas diwilayahnya, bukan hanya sekedar melakukan komsos dan pendataan di wilayahnya, namun, Ia juga turut serta mengikuti semua kegiatan yang bersifat sosial sebagai bentuk peran aktif kepedulian sosial TNI khususnya Koramil 03/Gringsing Kodim 0736/Batang dan .sekaligus ikut mengamankan kegiatan tersebut.

Di lain tempat kepala Desa Mentosari ,Rohmad Suhadi mengatakan, donor darah ini sudah sering kali dilaksanakan di Desanya 3 bulan sekali. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan sebagai wujud kepedulian antar sesama.
”Ini kegiatan bukan pertama kali di Desa kami,donor darah tersebut ada yang sudah mengikuti 38 kali ada pula yang baru,melakukan donor darah. Alhamdulillah pesertanya banyak,” jelasnya.

Sementara Dr. Risna dari PMI Batang mengatakan, ada beberapa kejadian ibu melahirkan meninggal karena pendarahan. Dengan adanya kegiatan donor darah seperti ini bisa menjadi referensi jika sewaktu-waktu ada pasien membutuhkan darah.

( Pen Dim 0736 )