Petani di desa Sawahjoho diajari operasionalkan rice transplanter oleh Babinsa

Warungasem, Batang, Jawa Tengah – Bertanam padi secara manual sangat menyita waktu, biaya dan tenaga. Dalam sehari belum tentu petani dapat menyelesaikan tanam padi di bidang lahan jika dilakukan secara manual. Belum lagi jika menyewa pekerja lepas untuk menanam padi, bisa membuat biaya pertanian membengkak. Selasa ( 18/09/18 )

Untuk memudahkan petani dalam penanaman padi, Danramil warungasem Kapten inf. Hari Santoso melalui babinsanya yaitu serda Purnomo terjun langsung kesawah milik poktan Tani Jaya untuk mengenalkan alat tanam padi bernama rice transplanter di desa Sawahjoho kecamatan warungasem.

Babinsa Sawahjoho Serda Purnomo bersama ketua BPP Warungasem, Bapak Masiman dan PPLnya memperagakan cara menggunakan rice transplanter kepada kelompok tani.”Tani Jaya”. Desa Sawahjoho. Peragaan ini akan dilakukan disawah seluas 1 ha milik kelompok tani tersebut.

Serda Purnomo babinsa desa Sawahjoho koramil 11/Warungasem menyampaikan, “Dengan menggunakan rice transplanter pekerjaan petani akan lebih efektif dan efisien sehingga hasil pertanian akan lebih meningkat.kami babinsa akan selalu aktif mendampingi kegiatan pertanian bersama-sama PPL dari BPP Warungasem”.Ujar babinsa

Sementara itu Parjoyo salah satu petani yang tergabung dalam kelompok tani tersebut menyambut baik apa yang dilakukan oleh Babinsa dan PPL pertanian dalam melakukan pendampingan untuk mengenalkan alat tanam tersebut. “Menurutnya dengan adanya pendampingan dari babinsa musim tanam tahun kemarin hasilnya memuaskan,hasil panen meningkat pesat.”ucapnya.

( Pen Dim 0736 )