Kasdim 0736/Batang Menghadiri Kampanye Stop Narkoba

Batang, Jawa Tengah – Kasdim Mayor Inf Raji mewakili Dandim 0736/Batang menghadiri Kampanye Stop Narkoba Melalui Pagelaran Seni dalam rangka Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2018, bertempat di Pendopo Kabupaten Batang, Sabtu (11/8/18).

” Kasus narkoba salah satu kasus yang mendominasi di Kabupaten Batang di mulai dari anak sampai dengan orang dewasa,” Kata Bupati Batang Wihaji saat hadir dalan kegiatan teraebut.

Karena kejahatan Narkoba menjadi kejahatan yang luar biasa lanjutnya, maka cara – cara untuk pencegahan dan tindakannya juga harus dengan cara luar biasa pula, oleh karena itu harus ada inovasi dan kreatif BNN untuk melakukan pendekatan kampanye anti narkoba.

” Saya Apresiasi BNN Kabupaten Batang yang telah berinovasi kampanye anti narkoba melalui pendekatan seni, karena zaman telah berubah maka kampanyenya harus mengikuti zaman,” Kata Wihaji

Dikatakan bahwa para pelaku pencipta, pengedar dan pemakai narkoba sudah punya inovasi yang terkadang kita tidak terasa sudah masuk disemua wilayah, tidak hanya dikalangan orang kaya saja namun juga dikalangan orang miskin yang semuanya menjadi target.

” Pencegahan melalui pendekatan untuk melakukan kampanye anti narkoba, dan setiap kunjunga kerja saya selalu menyempatkan ke sekolah – sekolah mengkampanyekan bahaya narkoba bagi generasi muda harapan Bangsa,” Kata Wihaji

Kepala BNN kabupaten Batang Teguh Budi Santoso mengatakan, dengan maraknya narkoba kita serius dalam melakukan pencegahan peredaran gelap narkoba, namun semua itu harus mendapatkan dukungan semua pihak dan masyarakat Kabupaten Batang agar bersih dari narkoba.

” Pemberantasan narkoba tidak mungkin dilakukan oleh BNN saja, melainkan harus digerakan oleh semua pihak, dengan begitu BNN menggandeng stakeholder di setiap bidang untuk menjadikan penggiat anti narkoba dalam upaya menanggulangi bahaya narkoba secara bersama – sama,” Tuturnya

Disampaikan bahwa BNN kabupaten Batang telah mengukuhkan 150 pegiat, yang terdiri dari kalangan masyarakat umum ada 15 orang, pemerintah 30 orang dan dikalangan pelajar. ” mereka memiliki tugas untuk membentengi masyrakat terhadap narkoba, yang harapanya bisa menekan angka penyalahgunaan narkoba,” Katanya

Dalam peringatan Hari Anti Narkoba Internasional tersebut diramaikan pula hiburan paduan suara dari SMK N 1 Batang, tarian dari sanggar multi talent, tak kalah hebohnya Bupati Wihaji beserta istri tampil bersama karawitan Ngaku Salah dengan nayogo para camat, kalau Ny. Uni Kuslantasih Wihaji bersama karawitan Ojo Gebrek dengan penabuh gamelan Ibu – Ibu PKK.

(Pen Dim 0736)