PEMBONGKARAN WC UMUM DIATAS SALURAN IRIGASI TERSIER SEPANJANG DESA YOSOREJO

Gringsing, Batang, Jawa Tengah – Anggota Koramil 03/Gringsing bersama Dinas pengairan Koordinator Lapangan Pusda taro Wilayah kedung asem kiri Bapak Tozaro melaksanakan pembongkaran Wc di atas Saluran irigasi tercier yang membentang di sepanjang Desa Yosorejo Karena bagian atasnya sudah Banyak berdiri kakus /WC Umum di samping itu banyaknya sampah yang menunpuk sehingga sangat memprihatinkan, Jum’at 10/07/2018.

Dengan Banyaknya Puluhan kakus /WC liar disepanjang irigasi di wilayah Desa Yosorejo yang biasa digunakan warga yang bermukim disepanjang irigasi tersebut dibongkar paksa oleh dinas pengairan dan aparatur perangkat Desa Yosorejo Selain terlihat kumuh kakus-kakus/ WC liar tersebut dinilai mencemari air sungai dengan tinja yang dibuang melalui tempat tersebut.

Aksi bongkar paksa puluhan kakus liar itu berlangsung sejak pagi tadi dengan menggunakan linggis, Palu dan langsung dikawal oleh Anggota Koramil 03/Gringsing dan Bhabinkamtibmas yang didukung para ketua RT dan RW setempat.

Kadus Yosorejo Bapak Mujid, mengungkapkan, pembongkaran kakus/ WC liar yang terbuat dari kayu ini dilakukan karena keberadaanya mengganggu keindahan dan kebersihan, sehingga terlihat kumuh. Apalagi keberadaan kakus-kakus itu  di Pemukiman Pedesaan Desa Yosorejo. Selain itu, diharapkan dengan dilakukannya pembongkaran ini juga tidak ada lagi warga yang membuang hajatnya ke saluran irigasi. Karena tentu akan mencemari air, sejauh ini air irigasi ini masih digunakan untuk mencuci pakaian dan mandi. “Tidak ada lagi pembuangan kotoran di irigasi. Intinya irigasi ini dipakai untuk kebutuhan Warga, ujar kadus yosorejo Bapak Mujid

Diharapkan juga, secara bertahap penataan Pedesaan mulai dilakukan. Sehingga Desa kelihatan Bersih ,Rapi dengan banyak diperbaharui, sehingga desa akan lebih baik.

Kedepan pihaknya juga akan melakukan pengawasan rutin disepanjang saluran irigasi ini, dikhawatirkan warga akan kembali membangun helikopter tersebut. “Kita berharap sih tidak ada lagi pembuangan helikopter, kita akan rutin lagi, kita monitor lagi, kalau satu minggu itu ada lagi akan kita ruitin kita tertibkan,” akunya.
Selain itu, kedepan Kordinator lapangan pusda taro wil kedung asem kiri Bapak Tozaro juga berencana akan menertibkan limbah yang berserakan di bantaran irigasi ini, karena warga masih kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan. “Rencana juga akan kita tertibkan limbah, agar tidak mencuci limbah di depan irigasi,” kata Bapak Tozaro.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Yosorejo, Bapak Iwan mengatakan, dengan adanya pembangunan WC umum yang dibangun diatas saluran irigasi, pihaknya sangat menyesalkan. Karena selain melanggar aturan yang berlaku juga nantinya akan banyak warga yang dirugikan. Baik yang dibagian hilir maupun yang berada dibagian hulu. Karena kalau terjadi mampet tentu saja akan mengakibatkan banjir.

(Pen Dim 0736)