DANRAMIL MENDAMPINGI MONITORING TIM KP3 DARI KABUPATEN BATANG


Gringsing, Batang, Jawa Tengah – Danramil 03/Gringsing yang di wakili Bati Wanwil Peltu Haryana Mendampingi Tim Monitoring Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida ( KP3 ) Guna Untuk  menghindari  dampak negative penggunaan  pupuk dan pestisida  terhadap kesehatan  manusian dan lingkungan,  maka perlu dilakukan pengawasan terhadap peredarannya melalui suatu wadah koordinasi yaitu Komisi Pengawasan pupuk dan pestisida (KP3). DI samping itu Agar Penyaluran Pupuk dan Pestisida Tepat Sasaran sesuai penyaluran pupuk dengan Desa cakupan.Hal itu diungkapkan Kepala Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan BP3K Kec.Gringsing Ibu Rokhati. Kamis 09/08/2018.

Dijelaskanya, peranan pupuk  dan pestisida sangat penting, dalam peningkatan  produksi peningkatan   komoditas pertanian  serta mewujudkan ketahan pangan nasional. Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Batang Kasi Sarpras Dispaperta kab Btg Ibu Karwati. SP, pupuk dan pestisida merupakan sarana produksi yang sangat menentukan dalam pencapaian sasaran produksi nasional, karenanya pemerintah berupaya sekuat tenaga untuk memastikan tersedianya pupuk dan pestisida ini.

“Namun khusus untuk petani, pemerintah menyediaan pupuk subsidi yang harganya relatif lebih murah dan terjangkau oleh petani. Hanya saja perlu adanya pengawasan tentang penyaluran pupuk ini terutama pupuk bersubsidi, Selain itu untuk mencari solusi  permasalahan penyaluran  pupuk dan pestisida bersubsidi dilapangan “.ujarnya

Lebih lanjut, ia kembali menegaskan, tugas KP3 adalah melakukan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran dan penyimpanan serta penggunaan pupuk dan pestisida di wilayah masing-masing baik melalui pemantauan langsung maupun tidak langsung terhadap penyediaan dan penyaluran pupuk.

“Dengan adanya kerjasama dan peninjauan langsung, Insya Allah pupuk kita jatuh kepada petani yang betul-betul membutuhkan,Untuk itulah dalam rangka meningkatkan efektifitas penyaluran pupuk bersubsidi, kebutuhan pupuk harus berdasarkan kebutuhan riil pertanian yang disusun secara berkelompok. Apalagi pupuk jumlahnya terbatas dan tidak bisa dipergunakan sekehendaknya,” tegasnya. Ibu Karwati.SP.

Adapun kios pupuk yang ditinjau adalah, Kios pupuk ” Berkah Tani ” milik Bapak Ainur Rohman Desa. Kebondalem Kecamatan  Gringsing, dan Kios pupuk “Sahabat Tani” milik bapak Ahmad Asmuni Desa Krengseng Kecamatan Gringsing, Hambatanya adalah, Petani belum pada menggunakan Kartu Tani, Kartu tani sudah banyak yg ke blokir, Petani banyak yg beralih pembeliannya ketempat kios yang tidak resmi, Ada kios pupuk yang tidak resmi namun mempunyai stok pupuk bersubsidi dan bisa melayani pembelian dari petani yang tidak menggunakan Kartu Tani.

Peltu Haryan juga menyampaikan kepada tim monitoring KP3 Agar Keluhan keluhan yang disampaikan oleh para pemilik toko akan dicarikan jalan keluarnya yang terbaik bagi petani maupun pemilik toko atau penjual agar tidak sama sama dirugikan, Untuk kegiatan monitoring pupuk dilaksanakan dengan aman dan lancar.

(Pen Dim 0736)