ATASI HAMA BABINSA WARUNGASEM DAN PPL DAMPINGI PETANI LAKUKAN PENYEMPROTAN MASAL

Warungasem-Batang,Jawa Tengah – Para petani didesa pesaren menggelar penyemprotan masal untuk mengantisipasi terjadinya serangan hama dilahan pertanian tanaman padi milik masyarakat desa pesaren kecamatan warungasem kabupaten Batang. Selasa (31/07/2018)

Penyemprotan dilakukan oleh petani didampingi oleh penyuluh pertanian dan babinsa koramil warungasem,Sertu Yugo Rusianto. Mereka menghabiskan 30 tangki, 1 tangki sekitar 13 liter larutan air. berarti 30 tangki sekitar 500 liter larutan fungisida dan insektisida secara keseluruhan. Penyemprotan fungisida dan insektisida tersebut diyakini mampu mengendalikan berbagai jenis bakteri dan jamur.fungisida adalah jenis pestisida yang secara khusus dibuat untuk membunuh dan menghambat jamur serta cendawan patogen penyebab penyakit. Sedangkan insektisida untuk membunuh hama atau serangga perusak tanaman padi.

Menurut kepala BPP warungasem bapak Masiman,gerakan masal ini dimaksudkan untuk pengendalian bakteri, jamur dan hama perusak secara bersama sama karena penyebaran bakteri,jamur tersebut bisa melalui udara dan air, jika pengendalianya tidak serentak penyakit itu akan kembali lagi ke padi dari tanaman padi yang terjangkit dilahan sebelah.”tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa kehadiran penyuluh dari BPP warungasem dan TNI khususnya babinsa koramil warungasem ini untuk berbagi pengetahuan dan memotivasi para petani untuk lebih kreatif dan memahami tentang hama dan bakteri perusak tanaman yang bisa mengakibatkan gagal panen sehingga dapat menghambat program pemerintah dibidang ketahanan pangan. hal itulah yang harus kita antisipasi bersama. “Sambungnya.

Warungasem-Batang, Para petani didesa pesaren menggelar penyemprotan masal untuk mengantisipasi terjadinya serangan hama dilahan pertanian tanaman padi milik masyarakat desa pesaren kecamatan warungasem kabupaten Batang. Penyemprotan dilakukan oleh petani didampingi oleh penyuluh pertanian dan babinsa koramil warungasem,Sertu Yugo Rusianto. Mereka menghabiskan 30 tangki, 1 tangki sekitar 13 liter larutan air. berarti 30 tangki sekitar 500 liter larutan fungisida dan insektisida secara keseluruhan.

Penyemprotan fungisida dan insektisida tersebut diyakini mampu mengendalikan berbagai jenis bakteri dan jamur.fungisida adalah jenis pestisida yang secara khusus dibuat untuk membunuh dan menghambat jamur serta cendawan patogen penyebab penyakit. Sedangkan insektisida untuk membunuh hama atau serangga perusak tanaman padi.

Menurut kepala BPP warungasem bapak Masiman,gerakan masal ini dimaksudkan untuk pengendalian bakteri, jamur dan hama perusak secara bersama sama karena penyebaran bakteri,jamur tersebut bisa melalui udara dan air, jika pengendalianya tidak serentak penyakit itu akan kembali lagi ke padi dari tanaman padi yang terjangkit dilahan sebelah.”tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa kehadiran penyuluh dari BPP warungasem dan TNI khususnya babinsa koramil warungasem ini untuk berbagi pengetahuan dan memotivasi para petani untuk lebih kreatif dan memahami tentang hama dan bakteri perusak tanaman yang bisa mengakibatkan gagal panen sehingga dapat menghambat program pemerintah dibidang ketahanan pangan. hal itulah yang harus kita antisipasi bersama. “Sambungnya.

( Pen Dim 0736 )