BATI WANWIL BANTU PETANI DESA SAWANGAN YANG MASIH PERTAHANKAN BAJAK KERBAU

Gringsing, Batang, Jawa Tengah – Bati Wanwil Koramil 03/Gringsing Peltu Haryana memberikan pendampingan kepada petani dalam kegiatan pengolahan lahan sawah milik Bapak Syarifudin salah satu petani yang tergabung dalam kelompok tani ” Tani Mandiri ” Di Desa Sawangan Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang, Minggu (15/07/2018 )

Di Desa Sawangan Kerbau masih digunakan sebagai hewan pekerja, salah satunya untuk membantu para petani membajak sawah. Hal ini menjadi pilihan karena lokasi sawah yang terdapat di lereng gunung dan sempit sehingga harus menggunakan hewan yang di kendalikan oleh petani nya. Banyak warga masyarakat yang petaninnya masih memanfaatkan kerbau untuk menggarap  sawah.

Salah satu kelebihan memakai hewan sapi, dan kerbau adalah hasil kotorannya dapat menyuburkan sawah karena bisa sebagai pupuknya, sedang yang lain meski di lahan sempit sapi bisa di gerakan dan atau di kendalikan saat membajak di lokasi sempit dan bisa jalan sendiri. Membajak dengan hewan cukup mengasyikan karena dapat menyatukan dengan para petani yang lain karena bisa berpindah pindah serta tidak ada tarif sewanya.

Berbeda dengan dengan handtraktor atau mesin bajak, meski memiliki keunggulan yakni cepat, tetapi tatkala di lahan yang sulit tak bisa di jalankan, selain sewanya besar yakni di hitung perhari, bahkan ada yang perjam, belum lagi bila BBM naik  jumlah produksi akan melipat.

Jadi  kalau ada petani yang kurang mampu tentu memilih sapi atau kerbau saja yang ramah lingkungan dana saat garu berjalan tangkai bisa di naiki para petaninya agar dapat melumatkan hasil bajakannya. Dua ( 2)  tenaga bajak yakni teraktor dan hewan  memiliki kelebihan masing masing, namun untuk kerbau atau sapi lebih terlihat original sehingga saat masuk dunia modern yang pada alih ke mesin kerbau justru menarik.

Peltu Haryana juga menyampaikan “Dengan menggunakan kerbau, sawah yang berpetak-petak serta mempunyai tebing yang cukup tinggi masih bisa di jangkau” tuturnya. Sementara itu, di tengah kesibukannya diriya terus berupaya memberikan pendampingan dan motifasi kepada petani.

“Dengan turun langsung ke sawah kami merasa lebih dekat dengan para petani, bisa melihat para petani mendapatkan hasil panen yang melimpah sudah membuat hati kami ikut bahagia” pungkasnya.

(Pen Dim 0736)