BATI TUUD KORAMIL 03/GRINGSING PELTU SOLEKHUDIN MEMAKILI DANRAMIL HADIRI ACARA KHALAL BI KHALAL DI PONDOK PESANTREN ALMUNAWIR GRINGSING

Gringsing, Batang, Jawa Tengah – BatiTuud Koramil 03/Gringsing Peltu Solekhudin mewakili Danramil Bersama Muspika Kecamatan Gringsing dalam acara, Halal Bihalal Keluarga besar Pondok pesantren Almunawir dan peneriamaan Santri Baru Pondok pesantren Almunawir Desa Gringsing, Kecamatan  Gringsing, Kabupaten  Batang, Rabu 11/07/2018. Acara di mulai pukul 09.00 s.d 13.30 Wib.

Hadir pada kesempatan tersebut adalah, Wakil Gubernur Jateng terpilih Th 2018 Gus H. Taj Yasin Maimun, Pimpinan Majelis Dhikir Al Muqorobin Al Habib Fauzi Almunawar dari Kendal, Al Habib Firdaus Almunawar dr kendal, Pengasuh Ponpes Almunawir Kh H. Sholikhin Sihab, Camat Grs Drs Rusmanto, Danramil Gringsing Di wakili Batuud Peltu Solehudin, Kapolsek Gringsing di wakili Aiptu Kafrudin, Kepala Desa Gringsing H. AwalI Naim.

Dalam Memberikan Tausyiahnya , Pengasuh Ponpes Almunawir Ky H. Sholikhin Sihab. Menyampaikan ,Ucapan terimakasih banyak kepada Muspika kec.Gringsing yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir dalam acara ini. Saat ini masih dalam suasana lebaran seluruh keluarga besar Ponpes Almunawir mengucapkan Mohon Maaf lahir dan Bathin Dan Selamat datang untuk semua para tamu undangan. Dan selamat untuk Gus H.Taj Yasin Maimun, selaku wakil Gubernur jateng terpilih Ta.2018.Selanjutnya untuk para santri taati aturan-aturan di Pondok pesantren ini. Untuk santri baru, ikuti petunjuk Kakak-kakak dan mbak-mbak santri senior.

Halal Bihalal merupakan acara saling bermaaf-maafan yang dilakukan pada Bulan Syawal. Setelah umat Islam selesai melaksanakan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh maka dosa-dosanya telah diampuni oleh Allah SWT. Namun, dosa kepada sesama manusia belum akan diampuni Allah SWT. jika belum mendapat kehalalan atau dimaafkan oleh orang tersebut. Oleh karena itu tradisi halal bihalal dilakukan dalam rangka saling memaafkan atas dosa dan kesalahan yang pernah dilakukan agar kembali kepada fitrah (kesucian). Tradisi ini erat kaitannya dengan perayaan Idul Fitri.

Budaya saling memaafkan ini sangat erat dengan kehidupan warga masyarakat, apalagi ini pesta kemenangan bagi umat islam yang selama bulan suci Ramadhan telah menjalankan Ibadah puasa dan berhasil melawan hawa nafsu, sehingga di momen momen yang sangat penting ini kesempatan untuk mensucikan diri untuk saling maaf memaafkan, beramal sholeh dan bersodakhoh.

Untuk selanjutnya Gus H. Taj Yasin maimun Wakil Gubernur Jateng terpilih th 2018. Menyampaikan, Para Santri ponpes Almunawir untuk belajar yang sungguh – sungguh agar mwndapatkan ilmu yang bermanfaat. Dan terima kasih atas dukungan Bpk, Ibu, saudara skalian atas dukungannya sehingga saya mendapat Amanat sbg Wakil Gubernur Terpilih Ta 2018 mendampingi Bpk Ganjar Pranowo untuk memimpin Jateng. Yang Insha Allah akan di lantik pada Bulan September. Sebagai saudara sesama umat Muslim tolong ingatkan Saya klau nanti memimpin ada kesalahan keluar dari aturan Agama maupun pemerintahan. Karena orang yg mengingatkan sesama muslim akan mendapat Rakhmat dari Allah S.W.T

Penyampaian Maidhoh Khasanah Al-Habib Firdaus Al Munawar dari Kendal, Perintah Allah S.W.T untuk menjaga Keluarga Di bebankan kepada Kepala Keluarga yaitu Bapak/orang laki-laki, Orang pinter di Jawa Tengah khususnya dan Indonesia umumnya sangat Banyak namun kita cari yang berkarakter dan Akhlakul Kharimah sangat terbatas. Sehingga banyak pemimpin masuk penjara. Dari Ponpes kita bentuk Generasi yang Berakhlakqul Kharimah agar Indonesia lebih Maju dan rakyatnya bisa sejahtera. Seperti yang di contohkan oleh Junjungan Kita Nabi Muhammad sebagai pemimpin Umat.

“Acara halal bihalal ini merupakan momen yang sangat bagus selain untuk saling bermaaf maafan juga untuk jalin silaturahmi dan Komonikasi Sosial (Komsos) sehingga kami bisa selalu berdekatan dengam warga masyarakat,” ujar Batuud Peltu Solekhudin.

(Pen Dim 0736)