BATI WANWIL PELTU HARYANA MEWAKILI DANRAMIL HADIRI TRADISI SYUKURAN JELANG PANEN

Gringsing, Batang, Jawa Tengah – Danramil 03/Gringsing yang di wakili Bati Wanwil Peltu Haryana bersama muspika hadiri acara Slametan Nyaderan atau Wiwitan syukuran jelang panen padi di Desa Mentosari Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang. Selasa 03/07/2018

Hadir pada kesempatan tersebut, Bpk Camat di wakili Bpk sekcam Purmono dan 1 anggota, Bpk kapolsek di wakili Waka polsek Iptu aris dan 1 orang anggota, Bpk Dan Ramil diwakili Bati Wanwil Peltu Haryana beserta 4 orang anggota, Bpk Kades Mentosari Bpk Rahmad suhadi beserta Perangkat Ds Mentosari, Babinsa Ds Mentosari, Gapoktan Ds.Mentosari Bpk Munaryo, Toga, Tomas, Toda dan masyarakat serta petani Ds Mentosari -+ 60 orang.

Wiwitan Syukuran jelang panen padi adalah ritual persembahan tradisional masyarakat Jawa sebelum panen padi dilakukan. Sejumlah warga berdoa bersama saat dilangsungkan tradisi selamatan nyaderan atau wiwitan yang telah dilakukan secara turun temurun sejak puluhan tahun silam tersebut sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan YME sekaligus sebagai wujud kerukunan masyarakat pedesaan.

Ritual itu dilakukan sebagai wujud terima kasih dan rasa syukur kepada bumi sebagai sedulur sikep, dan Dewi Sri ( Dewi Padi) yang mereka percaya menumbuhkan padi sebelum panen. Disebut sebagai ‘wiwitan’ karena arti ‘wiwit’ adalah ‘mulai’, memotong padi sebelum panen diselenggarakan.

Yang disebut bumi adalah sedulur sikep bagi orang Jawa karena bumi dianggap sebagai saudara manusia yang harus dihormati dan dijaga dilestarikannya untuk kehidupan. Proses wiwitan dilakukan di sawah dan dipimpin oleh mbah kaum atau orang yang tertua di kampung halamannya dan di ikuti warga masyarakat setempat

Setelah ritual selesai dilakukan biasanya petani membagikan makanan yang sudah disiapkan kepada warga sekitar, setiap warga boleh mengikuti tradisi wiwitan tersebut tanpa terkecuali dan memakan makanan yang sudah disiapkan bersama-sama.

Tradisi wiwitan juga sebagai sarana warga desa menjalin hubungan silaturahmi satu dengan yang lain. Makanan yang disajikan yaitu nasi gurih, ayam kampung, sayur nangka, krupuk, tahu tempe, teri, peyek serta jajan kecil, telur, thonto dan biasanya dibungkus dengan daun pisang atau daun jati.

Selamatan nyaderan wiwitan syukuran jelang panen padi di Desa Mentosari merupakan salah satu adat dari sebagian besar petani di jawa tengah sebagai wujud rasa syukur petani atas tanaman padinya yang dapat tumbuh dengan subur hingga panen tanpa gangguan hama tanaman.

( Pen Dim 0736 )