MENTERI PUPR RESMIKAN PENBUKAAN JALAN FUNGSIONAL TOL JEMBATAN KALI KUTO DESA MENTOSARI WILAYAH KORAMIL 03/GRINGSING

Gringsing, Batang, Jawa Tengah – Dandim 0736/Batang Besrta Anggota Koramil 03/Grs hadir dalam Kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( Bapak Basuki Hadimuljanto ) Membuka resmi Jembatan Kali Kuto yang merupakan salah satu penghubung jalur tol fungsional Batang-Semarang, Rabu, 13 /06/2018.

Acara kunjungan di hadiri oleh; Menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat  ( Bapak Basuki hadi muljanto ), Dinas jasa raharja ( Ibu Desi aryani ), Dirlantas polda jateng ( Kombes pol Doktor Badarudin Smi, Forkopimda Kabupaten Batang, BPTD Dishub Jawa Tengah, Dirut PT jasamarga Batang-Semarang ( Bapak Ari irianto ), BPJN ( Bapak Hermarjuki, Muspika kecamatan Gringsing.

Pengoperasian Jembatan Kali Kuto ditandai dengan melintasnya truk yang ditumpangi oleh Menteri Basuki sekitar pukul 15.30 WIB. Selanjutnya, kendaraan penumpang yang sempat dihentikan karena ada peresmian jembatan itu, dipersilakan melintas. Menurut Basuki, pembukaan jembatan untuk dioperasikan satu lajur itu sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.

Informasi dari pak Kapolda di Jabar masih penuh, diharapkan keberadaan jembatan ini bisa membantu, katanya. Jembatan sementara ini, lanjut dia, akan dioperasikan selama 24 jam. Konstruksi dan lapisan jembatan berupa plat baja dipastikan mampu menahan beban hingga 16 ton. “Tadi juga sempat diuji pakai ekskavator,” katanya.
Setelah arus mudik dan balik selesai, menurut dia, pengerjaan jembatan ini akan dilanjutkan. Ia menyebut butuh waktu sekitar empat bulan hingga Oktober hingga jembatan ini bisa beroperasi penuh.”Ini tinggal sedikit, tinggal memasang sling,” katanya.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono mengatakan, pihaknya menargetkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas seminimal mungkin. Pembukaan ruas tol fungsional menjadi salah satu instrumen untuk mengurai kemacetan yang bisa mengakibatkan kecelakaan. “Tidak ada persinggungan arus satu dan lainnya. Ini tetep disiagakan. Di sini satu lajur, kalau anteran panjang bisa juga buka (2 lajur),” ujar Condro.

Direktur Operasi II Waskita Karya, Bambang Rianto mengatakan, jembatan Kalikuto dibuka untuk Lebaran hingga 24 Juni. Pada Senin 18 Juni jembatan akan di balik arah. Pasca difungsionalkan, Waskita Karya akan merekonstruksi jembatan sesuai target Menteri PUPR yakni pada Oktober. “Saat akan membuka untuk fungsional, kita mendesain bagaimana mentransfer konstruksi yang fix ke dalam konstruksi temporer. Panjang jembatan ini 164 meter. Pembagiannya ujung 32 meter dan 32 meter, sementara bentang tengah 100 meter,” ujar Bambang.

Pada lengkung Jembatan Kalikuto sepanjang 100 meter bisa dilintasi beban maksimal 16 ton. Hal itu dia lakukan dengan tahapan loading test menggunakan eskavator dengan hasil beban maksimal 16 ton. “Satu mobil bisa maksimal 4 ton. Kalau jembatan sementara menggunakan baja. Setelah selesai arus balik, jembatan kami copot dan diganti dengan konstruksi beton. Perombakan akan dilakukan setelah 24 Juni dengan target penyelesaian paling lama September, sehingga Oktober bisa beroperasi,” kata Bambang soal Jembatan Kalikuto.

( Pen Dim 0736 )