Danramil 04/Bawang Menghadiri Rakor Dengan Stakeholder


Bawang, Batang, Jawa Tengah – Pemilihan Gubernur Jawa Tengah yang akan berlangsung 27 Juni 2018 sudah berjalan pada tahapan-tahapannya, untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran Panitia Pengawas Kecamatan Bawang menggelar Rapat Koordinasi stakeholder yang berlangsung di RM.Tiyang Tigo, Desa Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jum’at (08/06). Hadir dalam acara rakor tersebut antara lain, Kapten Inf Sumargiyono (Danramil 04/Bawang, Kodim 0736/Batang), Nahdhudin (Ketua Panwascam) beserta 3 anggota, PPD 20 orang, PTPS 110 orang.

Ketua Panitia Pengawas Kecamatan Bawang, Nahdhudin mengatakan, Rapat Koordinasi stakhoder bermaksud untuk memberikan pengatahuan agar Pemerintah, LSM, Partai Politik dan juga organisasi masyarakat atau pemangku kepentingan untuk dapat menjalankan peran masing-masing dalam membantu tugas-tugas pengawasan. “Pihak Pemerintah, LSM, Parpol dan Ormas kita berikan pemahaman yang bertujuan agar nanti para stakehoder mengatahui kepentingan Panwaslu untuk dapat menjalankan perannya masing-masing, sehingga bisa membantu tugas Panwas,” kata Nahdhudin.

“Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur memiliki tantangan yang hampir sama dengan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dalam pengawasannya, karena fungsi Bawaslu/Panwas adalah pengawasan, pencegahan, penindakan serta memutus sengketa proses. Indikator penyelenggaraan Pemilu  yang berhasil berkat tingginya partisipasi masyarakat  dan terlaksananya  pemilu  sesuai dengan tahapan dan asas demokrasi terpilihnya pemimpin yang kredibel,” jelas Nahdhudin.

Sementara itu, Kapten Inf Sumargiyono, Danramil 04/Bawang, Kodim 0736/Batang, yang menjadi narasumber dengan mengambil tema “Rencana pengerahan pasukan dalam rangka PAM Pilkada serentak dan Netralitas TNI” mengatakan, “Bahwa pengerahan pasukan dalam rangka PAM Pilkada memfokuskan pada pelaksanaan tahapan kampanye serta peran dan tugas TNI sebagai alat negara di bidang pertahanan dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara, bahwa TNI berkomitmen untuk selalu berpegang teguh pada Netralitas, dalam artian tidak memihak dan tidak memberikan dukungan kepada salah satu kontestan manapun, Netralitas TNI adalah harga mati dan tidak bisa ditawar-tawar lagi serta harus benar-benar kita hormati,”  kata Kapten Inf Sumargiyono.

Kapten Inf Sumargiyono menambahkan, “Bahwa perkembangan ancaman wilayah Kodim 0736/Batang umumnya, wilayah Koramil 04/Bawang khususnya, kemungkinan tempat yang rawan akan diantisipasi sebelumnya, terutama tempat utama diselenggarakan kampanye,” pungkasnya.

(Pen Dim 0736)