DORONG PELAKU UKM BABINSA WARUNGASEM DAN PERANGKAT DESA DATANGI PERAJIN TEMPE DAN TAHU

Warungasem, Batang, Jawa Tengah – Babinsa koramil 11/Warungasem Kodim 0736/Batang, Sertu Yugo Rusianto dan serda Sugianto bersama perangkat desa ibu Paemi, siang ini datangi rumah Ulum Kuswanto (23) perajin tempe tahu sebagai pelaku usaha kecil menengah(UKM) didesa Lebo Kecamatan Warungasem. Jum’at (1/06/2018).

Kedatangan anggota koramil dan perangkat desa setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaku usaha kecil menengah (UKM)yang ada diwilayah binaannya,Untuk memberikan semangat dan motivasi agar selalu mengembangkan usahanya sehingga mampu bersaing dengan produk dari Wilayah lainnya di Kabupaten Batang.

Usaha tempe yang dilakukan oleh Ulum ini tiap tahun mengalami kemajuan baik dari cara pengolahan dan hasil produksinya.pengolajan yang dulu menggunakan drum bekas dan kayu bakar untuk merebus kedelenya,sekarang sudah menggunakan stainless steel berstandar food grade dan menggunakan gas elpiji yang lebih rendah emisi.

Sedangkan produksinya pun meningkat dari tahun lalu yang memproduksi 100kg bahan baku kedelai sekarang sudah menghabiskan 250kg bahan baku setiap harinya. Ulum juga mengaku usaha ini merupakan warisan yang turun temurun dari keluarganya.hasilnya pun cukup lumayan bahan baku 150kg bisa mendapat untung 250 s/d 300ribu.

Dengan kedatangan pihak dari koramil warungasem dan perangkat desa Ulum kuswanto sang perajin tempe yang masih belia ini,mengaku termotivasi dan terdorong untuk meningkatkan produksinya baik secara kualitas maupun kwantitasnya.”terimakasih pak TNI atas dukungannya semoga usaha ini akan lebih berkembang dan bermanfaat untuk masyarakat.”pungkasnya.

Sementara sertu Yugo yang mewakili koramil warungasem mengatakan bahwa perajin tempe tahu harus bangga dengan produk asli indonesia ini,tempe dan tahu telah diakui dunia sebagai makanan yang bergizi,enak dan sehat.untuk itu tingkatkan kwalitas baik itu melalui proses pembuatan maupun cara pengolahan limbahnya.sehingga kwalitas tempe baik,higienis serta limbahnya juga tidak mengganggu lingkungan.”tuturnya.

Sertu Yugo juga menyampaikan walaupun bangunan cukup sederhana tapi bersih,peralatan yang digunakan juga menggunakan bahan yang aman tidak bahaya untuk makanan.kami dari koramil juga berharap semoga perajin perajin tempe dan didesa Lebo dapat berkembang menjadi industri yang lebih besar sehingga dapat bersaing dengan daerah lain Kabupaten Batang bahkan diluar Kabupaten Batang.”ujarnya.

(Pen Dim 0736)