Peltu Arifin gugah semangat peserta Upacara Harkitnas di halaman Kecamatan Tersono

Semangat Kebangkitan Nasional masih terlihat di semua  Kecamatan di Kabupaten Batang, termasuk di Kecamatan Tersono saat pelaksanaan upacara Harkitnas di halaman Kecamatan Tersono, pada Senin (21/05/18). Peltu Arifin Bati Tuud Koramil 06/Tersono yang bertindak sebagai Komandan Upacara dengan suara lantangnya dapat menggugah dan membangkitkan para peserta upacara yang awalnya terlihat kurang semangat karena dalam suasana puasa, hingga mereka terlihat serius dalam mengikuti jalannya upacara pagi itu.
Bambang U W Camat Tersono yang membacakan amanat Menkominfo mendahului dengan ucapan rasa terima kasih kepada semua peserta upacara Hari Kebangkitan Nasional ke -110 Tahun 2018 tingkat Kecamatan Tersono termasuk perwakilan siswa siswi SMA dan SMP yang berada di wilayah Kecamatan Tersono.
Dalam amanat tersebut dikatakan bahwa semangat kebangkitan nasional tidak pernah memudar, namun justru semakin menunjukkan urgensinya bagi kehidupan berbangsa kita hari-hari ini, padahal semangat itu sudah tercetus setidaknya 110 tahun yang lalu ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo, namun sampai sekarang tetap sangat ampuh menyatukan dan menyemangati gerak kita sebagai bangsa.
Selain itu juga disampaikan bahwa presiden Joko Widodo pada awal tahun ini telah mencanangkan penekanan khusus pada aspek pemerataan dalam semua bidang pembangunan, bukan berarti sebelumnya kita abai terhadap aspek ini, malah sejak awal, dalam program nawa cita yang disusun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, aspek pemerataan mendapat porsi perhatian yang sangat tinggi, pemerataan pembangunan antar wilayah hendak diwujudkan dengan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
Diakhir sambutannya menteri komunikasi dan informatika menyampaikan dengan inovasi digital, mungkin kita dihadapkan pada kejutan-kejutan dan tata cara baru dalam berhimpun serta berkreasi, sebagian menguatkan, namun tak kalah juga yang mengancam ikatan-ikatan kita dalam berbangsa, satu hal yang pasti, kita harus tetap berpihak untuk mendahulukan kepentingan bangsa di tengah gempuran lawan-lawan yang bisa jadi makin tak kasat mata, justru karena itulah maka kita tidak boleh meninggalkan orientasi untuk terus mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan sosial.(Pen-0736).