DANRAMIL HADIRI ACARA KHAUL MASSAL JAMAAH TAHLIL DESA KUTOSARI

Komandan Koramil 03/Gringsing Kapten Infantri Sugito Penuhi Undangan Ketua Panitia Pengurus Khaul Massal dan Jamaah tahlil Desa Kutosari Ustad Khorur Rosyidin Menyelenggara
kan acara Khaul dan pengajian dengan pembicara Bapak Khay Sokhibul Anwar dari Kec .Tersono.

Acara yang diselenggarakan di Depan Makom Umum Desa Kutosari Mulai Pukul 13.00 s/d. 16.45 Wib.Kegiatan itu diikuti sekitar 500 anggota jamaah Tahlil dan Kaul Massal. Mereka berasal dari Seputaran Wilayah Desa Kutosari ,Kec.Gringsing Kab.Batang ,Jateng. .Mereka berdoa dan berzikir bersama yang dipimpin oleh para Kyai dan Alim Ulama .

Hadir  dalam kegiatan tersebut diantaranya : Danramil 03/Grs dan Babinsa Kutosari,Kapolsek Gringsing dan 1 orang Anggota,Kepala Desa Kutosari Ibu Wiwik karolina,Ustad Khoiru Rosyidin,Ustad Kyai Muh Muyidin,Ustad khy Muslih,Warga masyarakat desa Kutosari .Jumlah Hadir Dalam kegiatan tersebut -+ 500.

Kapolsek Gringsing
Akp Sugiyanto SH. berujar ,” Informasikan jika ada Warga Baru yang Kos atau kontrak di data dan di tanya asal usulnya.kepada Babinsa dan Babinkamtibmas. Tetap jaga persatuan dan kesatuan NKRI dan jangan mudah terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Seperti kita ketahui bersama tadi pagi ada peristiwa pengeboman di Surabaya yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab. Timbulkan rasa cinta kepada tanah air, karena rasa cinta tanah air adalah bagian dari iman,”imbuhnya.

Sambutan Danramil 03/Grs Kapten Infantri Sugito,”Menyampaikan Kejadian-Kejadian Situasi yang berkembang saat ini di Indonesia. Kalau mengetahui orang yang tingkahnya aneh-aneh dan mencurigakan baik tetangga, saudara maupun siapa saja agar segera dilaporkan kepada pihak aparat keamanan Babinsa maupun Babinkamtibmas. Indonesia sangat subur sehingga banyak orang yang iri jadi ingin memecah belah Indonesia. Kita harus bangga menjadi warga Indonesia maka harus kita jaga Negara Kesatuan Indonesia jangan sampai hilang. Perang masa kini ” Proxy War ” Perang tanpa bentuk yang tidak jelas siapa musuhnya, berapa kekuatannya akan tetapi dampaknya dapat menghancurkan suatu Negara, pelaku Proxy war adalah bukan Negara tapi dibiayai dan dikendalikan oleh Negara.  ( pelakunya adalah seperti NGO, pejuang Ham, media masa dll) Selamat , sebentar lagi memasuki bulan Puasa Ramadhan, agar tetap waspada dan apabila ada yg mencurigakan agar lapor kepada Babinkamtibmas dan Babinsa,”ujarnya.

Mauidhotul khasanah disampaikan oleh Khay Sokhibul Anwar dari Kecamatan Tersono. Beliau mengingatkan para anggota jamaah, bila selalu berzikir dan menyebut asma Allah SWT, maka hati dan dirinya akan diberi kesehatan yang baik. Orang itu bertakwa atau tidak, bergantung pada hatinya. Orang yang memiliki potensi takwa biasanya berpenampilan baik. Sedangkan yang mengotori hati itu adalah penyakit hati. Penyakit hati bisa berupa sifat sombong, dengki, dan rakus. Sombong itu dalam arti menolak kebenaran dan meremehkan manusia. Sebab, orang itu merasa dirinya memiliki kelebihan dibandingkan dengan orang lain, maka dia lebih mencintai duniawi. Seperti berpaling dari kebenaran dan sering berbuat maksiat. Selain itu, tidak mau mengamalkan kebaikan. Kalau beramal tidak ikhlas.

Agar hati ini damai dan tenang maka perlu memperbanyak zikir, berdoa, dan introspeksi. Sementara itu mengobati hati yang kotor dapat dilakukan dengan memperbanyak istighfar kepada Allah SWT, Menjaga Kedaulatan NKRI dan Membela Tanah Air suatu kewajiban semua umat. Hormati para Suhada para pahlawan pejuang untuk meraih Kemerdekaan pendahulu kita. Berdo’a untuk orang tua kita yg sdh kembali ke hadapan allah subhanahu eata’ala.dengan mengirim Do’a dan membaca tahlil. Tidak boleh mencela semua keburukan orang lain.Belum tentu orang lain lebih baik dari pada kita.semua tidak tau apa yang di lakukan oleh orang tersebut. Selalu bersyukur atas nikmat yang di berikan allah kepada kita semua. Orang itu bertakwa atau tidak, bergantung pada hatinya. Orang yang memiliki potensi takwa biasanya berpenampilan baik. Sedangkan yang mengotori hati itu adalah penyakit hati. Penyakit hati bisa berupa sifat sombong, dengki, dan rakus.Sombong itu dalam arti menolak kebenaran dan meremehkan manusia. Sebab, orang itu merasa dirinya memiliki kelebihan dibandingkan dengan orang lain, maka dia lebih mencintai duniawi. Seperti berpaling dari kebenaran dan sering berbuat maksiat. Selain itu, tidak mau mengamalkan kebaikan. Kalau beramal tidak ikhlas. Agar hati ini damai dan tenang maka perlu memperbanyak zikir, berdoa, dan introspeksi. Sementara itu mengobati hati yang kotor dapat dilakukan dengan memperbanyak istighfar kepada Allah SWT,” .

Kegiatan Haul Massal itu sekaligus berdoa untuk keselamatan Bangsa dan Negara serta pribadi para anggota jamaah dan memperingati wafatnya Ulama-Ulama Besar.  Acara selesai pada pukul 16.45
WIB, dengan tertib dan aman.

(Pen Dim0736)