Peran Penting Orang Tua Terhadap Anak

Rabu 11 April 2018 pukul 11.00 wib, Danramil 01/Subah kapten kav Purbo suseno, bertempat di Balai Desa Pecalungan, bersama Kades Siguci Bp Sultoni tunut dan Pecalungan Bapak Suuntung serta sekdes dan kadusnya, melaksanakan penanganan terhadap kenalan anak anak desa Siguci dukuh Karangjati kec Pecalungan , yang tertangkap melakukan pencurian makanan ringan dan uang di Kantin SD 1 Pecalungan pada Selasa 11 April 2018 sekitar pukul 23.30wib. Pelaku jumlah 7 anak, berusia mulai 13 s.d 15 tahun.

Penyelesaian dan
Penanganan anak anak tersebut diselesaikan secara kekeluargaan di Balai Desa Pecalungan. Oleh kedua kades, anak anak tersebut dan orang tuanya diundang ke balai desa.

Orang tua dan Anak anak tersebut mendapat pengarahan dari ke dua kepala desa agar anak anak tersebut tidak mengulangi lagi tindakan tersebut dan dibuatkan surat pernyataan sanggup tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut, sebagai jaminan yg wajib bertanggung jawab adalah orang tuanya.

Danramil menyampaikan agar orang tua anak anak tersebut untuk peduli dan perhatian kepada putera puterinya, terutama saat keluar bermain pada malam hari harus dicegah, kalo perginya lama harus dicari.

Kepada anak anak tersebut ditekankan untuk tidak mengulangi hal itu karena perbuatan tersebut adalah tindakan tercela melanggar hukum Negara dan dilarang agama, lebih lanjut mengarahkan anak anak tersebut untuk rajin belajar, berbuat yang lebih baik agar dapat meraih cita cita masa depan yang gemilang, kelak dapat mewujudkan mimpi dan impian yang baik.
Danramil memotivasi Semoga kelak menjadi generasi penerus bangsa yang berguna bagi nusa dan bangsa.

Danramil juga mengharapkan kepada kades agar pada saat pertemuan warga para orang tua diingatkan.

“para kades jangan segan segan untuk memberitahukan dan berkoordinasi dengan koramil 01/Subah untuk membantu dalam pembinaan warganya, itu juga merupakan salah satu tugas pokok kami aparat koramil, tegas Danramil 01/Subah.

Mendeteksi dan mencegah dini akan lebih baik, daripada membiarkan itu terjadi. Semakin banyak warga yg melakukan tindak kriminalitas dan melakukan pelanggaran lainnya, berarti kita sebagai aparat pembina dan orang tuanya masyarakat yang membangun sasaran non fisik belum berhasil.